Angan
a Short Movie by Kampus IPDN Sulawesi Utara. - Seorang praja putra. Dia adalah Fathur. Bangun tidur, sholat, persiapan menza. Ternyata jam aerobic sudah hampir terlambat, kemudian saat Fathur berlari menuju menza mutz Fathur jatuh dan diambil oleh Cia. Kemudian, setelah menza Fathur mencari mutznya yang terjatuh dan kemudian dikembalikan leh Cia. Setelah itu mereka melanjutkan ke kelas untuk perkuliahan. Suasana kelas ribut karena perkuliahan belum dimulai padahal waktunya sudah mulai namun dosen belum memberitahu akan hadir atau tidak. Ternyata dosen hadir dan mengarahkan bahwa ada kelas gabungan. Seketika semua praja duduk rapih di tempat duduk masing-masing. Kemudian dosen menerangkan dan kemudian dosen membuka kesempatan bertanya kepada praja. Cia pun mengangkat tangan untuk mengajukan pertanyaan. Saat Cia bertanya, Fathur sangat memperhatikan Cia dan pandangannya tak teralihkan. Setelah dosen menjawab pertanyaan Cia, dosen melihat Fathur yang tidak memperhatikannya. Lalu, dosen tersebut menghukum Fathur untuk keluar kelas karena tidak memperhatikan. Tersadar, melihat Fathur dihukum oleh dosen, Cia pun beralasan izin ke toilet untuk bisa bertemu dengan Fathur. Kemudian mereka bertemu di depan kelas dan saling menyapa dan berkenalan. Perkuliahan pun telah berakhir, tiba saatnya waktu ekstrakulikuler di mana para praja kampus Sulut dapat melakukan kegiatan sesuai dengan kesenangannya. Saat mengikuti ekstrakulikuler kolintang mereka bertemu dan Cia yang mahir bermain kolintang mengajari Fathur bermain Kolintang. Kemudian setelah kegiatan kolintang Fathur bermain voli. Karena kehebatannya bermain olahraga tersebut, Cia kagum melihat Fathur bermain. Waktu menza malam pun tiba, Fathur kembali datang ke menza waktunya sudah mepet. Kemudiaan pengasuh menahan Fathur dan praja lain yang telat menza di depan posko dan memberi kegiatan. Saat diberikan kegiatan Fathur melihat Cia sedang jaga posko. Melihat itu, Cia tersenyum melihat Fathur yang sedang diberi kegiatan. Setelah kegiatan selesai praja menuju menza. Setelah menza Fathur pergi ke posko untuk mengondisikan Cia. Ketika mengondisikan diketahui oleh kakak kontingen Cia. Keesokan harinya, setelah melaksanakan sholat isya berjamaah di masjid, kakak kontingen Cia mendatangi Fathur untuk mengklarifikasi kejadian diposko kemarin. Lalu mereka berdua ngobrol bagaimana kejadian yang sebenarnya, Fathur menjelaskan bahwa mereka berdua tidak ada apa-apa hanya sebatas teman biasa. Dan kakak kontingen Cia dan Fathur akhirnya saling baikan. Setelah malam itu, sorenya saat Fathur sedang jalan jalan sore melihat Cia sambal teringat perkataan Kakak kontingen Cia tadi malam. Dan ternyata semua yang terjadi hanyalah sebuah “ANGAN”.
Download
0 formatsNo download links available.