"Di bawah terik matahari lembah Badar, sejarah terukir dengan tinta keberanian. Ketika jumlah bukan lagi penentu, melainkan keyakinan yang menghujam kalbu.
Puisi ini merupakan persembahan untuk mengenang peristiwa besar 'Yaumul Furqan', saat kebenaran dipisahkan dari kebatilan. Simak bait demi bait yang menceritakan keteguhan hati Rasulullah SAW dan para sahabat dalam mempertahankan iman, meski harus berhadapan dengan badai ketidakmungkinan.
Semoga melalui syair ini, semangat perjuangan Badar kembali hidup di hati kita semua.
Selamat mendengarkan.