Back to Browse

Konfigurasi Static Routing (Tutorial network linux): Linux Indonesia Networking Part12

142 views
Jul 9, 2021
34:52

Kali ini kita bahas static routing di linux, ada beberapa syarat kenapa kita harus melakukan static routing di linux: 1. Alasan pertama kenapa perlu routing static karena system operasi tersebut membutuhkan lebih dari satu IP ADDRESS yang berbeda segment, dengan alasan yang di sesuikan dengan kebutuhannya. 2. dalam system operasi linux atau apapun default gateway hanya bisa satu di konfigurasi tidak bisa lebih dari 1 karena nanti akan timbul conflig maka dari perlu di lakukan static routing antar segment tersebut agar bisa connect sesuai dengan tujuannya 3. membantu seorang sysadmin agar system ini lebih aman tidak focus pada 1 ip address saja melaikan lebih dari satu maka di perlukannya routing untuk menyesuaikannya. berikut contoh command line static routing untuk config temporary - menggunakan "route add" # route add -net 172.20.0.0/24 gw 10.19.3.33 dev enp7s0 - menggunakan "ip route add" # ip route add 172.20.0.0/24 via 10.19.3.33 dev enp7s0 Note: -net = adalah keterangan destination network yang ingin di routing agar segment network tersebut (172.20.0.0/24) bisa connect ke system opeasi yang di routing td dengan gateway 10.19.3.33 kenapa gateway nya 10.19.3.33 karena segmentasi ini adalaha /27 contoh configurasi persistent routing: create file route-{interface device network} contos route-enp7s0 kedalam directory /etc/sysconfig/network-scripts/ # vi /etc/sysconfig/network-scripts/route-enp7s0 172.20.0.0/24 via 10.19.3.33 dev enp7s0 ~ ~ : wq # systemctl restart network # route -n # ip route

Download

0 formats

No download links available.

Konfigurasi Static Routing (Tutorial network linux): Linux Indonesia Networking Part12 | NatokHD