Processing Open End and Mechanism
Sliver dusuapkan melalui pengantar sliver ( Sliver funnel), kemudian masuk ke opening roller melalui jepitan feed roller dan feed table. Fed Shaft dan feed table mendektesi keberadaan sliver, jikaterjadi putus sliver maka mesin berhenti pada spin box. Pengantar sliver sesuai ukuran sliver standard, polyester dan rayon juga untuk acrilic. PEMBUKAAN DAN PENGURAIAN SLIVER Mekanismenya mirip dengan Taker in pada Carding. Gigi-gigi pada permukaan opening berputar cepat mencabik serat dan disuapkan ke feeding roller secara countinue. Kecepatan opening roller 6000 - 10000 rpm tergantung kondisi proses yang diinginkan. Mesin Open-end Spinning Bagian spin box meliputi peralatan penyuapan, opening roll, fibre channel, rotor, navel dan yarn tube; sedangkan bagian winding head meliputi take-up rollers dan peralatan penggulungan. Peralatan penyuapan terdiri dari condenser, plat penyuap, dan feed roll. Condenser adalah pengantar sliver, dimana luas permukaan lubang masukan sliver lebih besar dari pada luas permukaan lubang keluaran sliver, seperti ditunjukkan pada video, condenser ini adalah untuk menjaga supaya lebar sliver yang dijepit oleh plat penyuap dan feed roll konstan, sehingga tebal sliver yang dijepit tersebut juga konstan. Opening Roller Rotor Feed roll adalah rol dengan permukaan bergerigi, sehingga mampu memegang sliver tanpa slip. Posisi plat penyuap berada di bawah feed roll. Plat penyuap ditekan dari bawah oleh per agar menekan feed roll, sehingga sliver yang disuapkan akan terjepit oleh plat penyuap dan feed roll Opening roll adalah sebuah rol yang permukaannya dipenuhi wire clothing (paku). Jenis wire yang banyak digunakan adalah pins (bentuk seperti paku) atau metallic clothing (bentuk seperti mata gergaji). Di sebelah kiri dan kanan permukaan berpaku terdapat tanggul (shoulder) untuk menahan serat-serat supaya tidak keluar dari permukaan berpaku dan masuk ke ruang opening roll (opening roll chamber). Pada saat operasi, opening roll berputar dengan kecepatan cukup tinggi (umumnya antara 6000 dan 11000 RPM), maka paku-paku (wire) pada permukaan opening roll akan memukul serat-serat pada sliver yang muncul dari feed roll sehingga terbuka dan terambil sedikit-demi sedikit oleh wire tersebut. Fibre channel plate menyatu dengan tutup spin box, maka pada saat tutup spin box dibuka maka kedua bagian fibre channel tersebut akan terpisahkan. Rotor adalah alat yang menampung serat-serat yang disalurkan dari opening roll, menumpuk serat-serat tersebut, dan memberi puntiran pada saat tumpukan serat tersebut ditarik. Bentuk rotor seperti terlihat pada video. Serat-serat dari opening roll akan jatuh pada permukaan rotor dan kemudian terlempar ke pinggir dan terkumpul dalam celah rotor (groove). Serat-serat yang terkumpul dalam groove di sekeliling rotor disebut fibre ring. Yarn tube adalah saluran benang yang ditarik dari permukaan rotor oleh take-up roll. Yarn tube menyatu dengan bagian belakang dari navel. Take-up roll adalah rol penarik benang dari permukaan rotor. Pada saat awal proses, ring fibre yang terbentuk akan terbelit oleh ujung benang pemancing, karena rotor terus berputar maka ring fibre terpuntirkan dan membentuk benang. Benang akan terbentuk secara kontinyu karena ring fibre yang dikelupas langsung digantikan oleh ring fibre yang baru dengan adanya supply serat yang terus menerus dari opening roll. dari peralatan penghisap udara (suction system) yang merupakan peralatan standar pada mesin open-end spinning. kecepatan putar rotor dan diameter rotor. Serat-serat yang keluar dari lubang keluaran fibre channel akan menumbuk permukaan rotor. Gaya centrifugal yang timbul karena putaran rotor akan melemparkan serat-serat tersebut menjauhi pusat rotor, serat-serat akan terkumpul dalam groove dan membentuk ring fibre. Production/Delevery/hours/Kg RPM rotor/TPI/Ne1 x 0,9/1000 x Efficiency. atau RPM rotor/TPM/Ne1 x 35,4375/1000 x Efficiency.
Download
1 formatsVideo Formats
Right-click 'Download' and select 'Save Link As' if the file opens in a new tab.